SARDONO_S_RETROSPECTIVE_13

” Sardono’s Retrospective ” di Pabrik Gula Colomadu Surakarta

perfect holiday indonesia - sardonosretrospectiveposterKoreografer sekaligus penari kenamaan Tanah Air Sardono W. Kusumo akan menyelenggarakan pagelaran kebudayaan berjudul ‘Sardono’s Retrospective’ pada 20-22 November 2015. Lokasinya bertempat di pabrik gula Colomadu, Solo, Jawa Tengah.

Pementasan yang berasal dari gagasan retrospeksi tersebut mengangkat perjalanan selama masa Sardono berkarya. Maka retrospeksi Sardono akan karya-karya besarnya telah hidup dan berkembang selama belasan hingga puluhan tahun mulai dari film, seni pertunjukan, sistem pendidikan, dan lain-lain.

Dalam keterangan pers yang diterima detikHOT, Selasa (17/11/2015), Sardono berhasil melahirkan teknik baru dalam film yaitu Expanded Cinema, seni pertunjukan sambil melukis, pameran lukisan (lukisan bukan sebagai lukisan tapi sebagai dekorasi besar). Kemudian, dari sistem pendidikan ketubuhan yang hingga saat ini masih diterapkan oleh lembaga pendidikan seni di Singapura.

Serta workshop dari seluruh alumni yang pernah belajar dari Sardono W Kusumo dan kini masing-masing dari mereka telah berkarya di berbagai negara di Asia. Nantinya, pagelaran ini juga akan ditampilkan di Singapore International Festival of Arts (SIFA) 2016.

Di pertunjukan kali ini, gerak para aktor, penari serta penyanyi akan memenuhi ruang-ruang mesin di Pabrik Colomadu. Pentas akan diisi dengan Penari Papua, Penari Serimpi, Penari Hip Hop, Komputerisasi Musik Elektronik, dan pemutaran film. Di halaman pabrik juga akan ditampilkan pameran kerajinan, dan berbagai industri dari masyarakat Kabupaten Karang Anyar.

SARDONO_S_RETROSPECTIVE_8Penari Papua yang tergabung dalam Komunitas Serraimere Papuana akan berpartisipasi. Selain itu, kostum Sarong Fashion dan kain tradisional oleh Dina Midiani dan Lenny Agustin akan dipakai para pemain.

Di pagelaran kebudayaan ini juga menampilkan pameran lukisan-lukisan gigantic karya Sardono W Kusumo yang gaya melukisnya merupakan kepanjangan dari penghayatan gerak yang diungkapkan melalui bahasa visual. Pertunjukan ‘Expanded Cinema’, yakni terminologi baru dari media film altenatif yang telah mengalami proses syuting selama 7 tahun. Dan pembacaan puisi tentang Kota Solo oleh penyair yang juga berasal dari Solo, Sapardi Djoko Damono.

Sardono W.Kusumo adalah salah satu maestro tari kontemporer. Pria berusia 70 tahun itu tak hanya menjadi koreografer, penari maupun sutradara film saja. Tapi, karya-karyanya telah mendunia.

sardonosretrospective7

Di tahun 1968, dia menjadi anggota termuda IKJ pada usia 23 tahun. Dua tahun berikutnya, Sardono mendirikan Sardono Dance Theatre. Ia juga pernah mendapatkan penghargaan Prince Claus Awards dari Kerajaan Belanda pada 1997. Sejak 14 Januari 2004, ia adalah Guru Besar Institut Kesenian Jakarta (IKJ).

Sumber : http://hot.detik.com/read/2015/11/17/080230/3072790/1059/pertunjukan-sardonos-retrospective-digelar-di-pabrik-gula-colomadu-solo

About the Author

Profile photo of tour@15414

By tour@15414 / Administrator, bbp_keymaster

Follow tour15414
on Nov 23, 2015